Friday , September 22 2017
Beranda / Olah Raga / 7 Pemain yang Dapat Bangkit Musim Ini Seiring Kedatangan Manajer Baru
shafiyyatul.com

7 Pemain yang Dapat Bangkit Musim Ini Seiring Kedatangan Manajer Baru

Musim 2016/17 telah bergulir di Premier League, Ligue 1, dan Eredivisie. Sementara akhir pekan ini akan berlangsung La Liga, Serie A, dan Bundesliga. Pecinta sepak bola Eropa akan kembali disuguhkan pertandingan-pertandingan papan atas dunia, oleh pemain-pemain yang beken di Benua Biru.

Bukan hanya dari segi pemain dan kualitas pertandingan, namun banyak juga klub-klub yang musim lalu tidak menjalani musim terbaiknya, dan kemudian memutuskan untuk merombak susunan manajerial tim. Mengganti manajer atau pelatih, dengan harapan bangkit musim ini.

Kedatangan manajer atau pelatih baru bak pisau bermata dua, karena dapat memberikan kesempatan kepada pemain yang musim lalu gagal bersinar, untuk unjuk gigi musim ini, atau justru mengancam posisi pemain yang sudah mapan di posisinya.

Ketujuh pemain berikut ini, merupakan pemain yang berpotensi bangkit musim ini di bawah arahan manajer atau pelatih baru, berikut penjabarannya:

1. Nemanja Matic

Gelandang bertahan asal Serbia sempat dikabarkan hengkang musim lalu, karena manajer interim Chelsea, Guus Hiddink, lebih memercayai Mikel John Obi ketimbang dirinya. Namun Chelsea sukses mempertahankannya dari incaran klub lain, dan Matic kini ditangani Conte.

Sudah bukan rahasia, bahwa eks manajer Juventus dan Timnas Italia itu, selalu memiliki ‘petarung’ dalam tim yang dibelanya. Matic pun masuk kriteria yang diinginkan Conte, dan bisa kembali bangkit musim ini.

2. Ross Barkley

Gelandang serang asal Inggris berusia 22 tahun tampil melempem musim lalu, di bawah arahan Roberto Martinez. Barkley dipanggil masuk Timnas Inggris di Euro 2016, namun tak menjadi pilihan utama.

Kedatangan Ronald Koeman musim ini berpotensi membangkitkan kembali kariernya. Barkley digadang-gadang sebagai suksesor legenda Inggris, Paul Gascoigne, dan bukti kepercayaan Koeman dalam mengangkat motivasi bermainnya sudah terlihat di pekan pertama Premier League 2016/17 kala melawan Tottenham Hotspur.

Barkley mencetak gol indah dari tendangan bebas, serta mampu mematahkan gempuran Spurs hingga memaksakan hasil imbang 1-1 di pekan pertama Premier LEague 2016/17.

3. Franck Ribery

Faktor cedera, dan usia yang sudah memasuki 33 tahun, meminimalisir kansnya untuk bermain sebagai pemain inti di Bayern Munchen pada era Guardiola. Manajer asal Spanyol itu lebih memilih memainkan Coman, Costa, dan Thomas Muller.

Namun seiring kedatangan Carlo Ancelotti. Ribery kembali dipercaya sebagai winger kiri Die Roten, dan Don Carlo kerap memainkannya di laga-laga pramusim Bayern. Mengingat Kingsley Coman kini dirundung cedera, kesempatan bagi RIbery untuk unjuk unjuk gigi akan terbuka lebar.

4. Javier Pastore

Dalam beberapa musim terakhir hingga musim lalu, Paris Saint-Germain (PSG) dilatih oleh Laurent Blanc, yang kerap mempercayakan trisula lini depan kepada Lucas Moura, Angel Di Maria, Zlatan Ibrahimovic, dan Edinson Cavani. Tak ada tempat bermain bagi Pastore, yang kerap turun dari bangku cadangan.

Namun semua itu berpotensi berubah musim ini, karena tim kini ditangani oleh Unai Emery. Ia pandai mengorbitkan pemain lincah dengan visi bermain yang tinggi seperti Pastore, dan pernah melakukannya di Sevilla pada diri Vitolo Machin.

5. Marouane Fellaini

Pemain yang kerap disebut pemain bawaan David Moyes pada 2013, kala memboyongnya dari Everton. Fans pun tidak menyukainya, karena dinilai lamban bermain, dan terlalu kasar hingga menimbulkan potensi kerugian bagi Manchester United.

Pun begitu di era Louis van Gaal, fans ingin Fellaini hengkang. Namun manajer United saat ini, Jose Mourinho, menegaskan bahwa Fellaini akan jadi pemain andalannya, dan ia berjanji akan menjadikannya gelandang yang tangguh.

Gaya bermain Fellaini memang jadi pemain yang disukai Mourinho, karena agresif merebut bola, dan bisa jadi alternatif tim ketika buntu mencetak gol. Fellaini unggul bola udara, dan bisa jadi akan bangkit musim ini.

6. Eden Hazard

PFA Player of the Year Premier League 2014/15 mengalami krisis kepercayaan diri musim lalu, dan tidak beruntung dengan cedera kambuhannya. Hal tersebut berimbas pula pada penampilan buruk Chelsea musim lalu.

Namun di awal musim ini Hazard bak tampil dengan penuh percaya diri di bawah arahan Antonio Conte. Winger asal Belgia itu merupakan motor serangan Chelsea, dan Conte akan mengandalkannya di sisi sayap The Blues. Terutamanya karena Conte suka membangun serangan dari sektor sayap.

7. Raheem Sterling

Berstatus pemain Inggrs termahal dalam sejarah setelah menuntaskan transfer mahal dari Liverpool musim lalu, Sterling tampil jauh dari ekspektasi di bawah arahan Manuel Pellegrini.

Pemain berusia 21 tahun itu tetap menunjukkan akselerasinya saat berlari, namun kurang dalam penyelesaian akhir, dan musim lalu cenderung memaksakan diri mendribel bola hingga mudah direbut lawan.

Namun motivasi Sterling meningkat drastis musim ini di bawah arahan Josep Guardiola, dan ia berpotensi bangkit. Pasalnya Guardiola pernah menangani pemain dengan model bermain seperti Sterling, dan cukup sukses melakukannya, kala mendidik Lionel Messi, Douglas Costa, dan Kingsley Coman.

Sumber  :  www.ftb90.com

Baca Juga

shafiyyatul.com

Klasemen Semestara MotoGP Usai GP San Marino Kemarin

MotoGP San Marino hari Minggu, 12 September 2016, berjalan sangat seru dan membuat persaingan di …