Saturday , June 24 2017
Beranda / Bendera YPSA

Bendera YPSA

shafiyyatul.com

Makna Bendera:

  1. Bendera YPSA berbentuk empat persegi dengan ukuran lebar 160 cm dan panjang 185 cm, warna dasar merah putih sebanyak 7 lapis di pojok kanan atas terdapat empat persegi panjang dengan warna dasar hijau tosca dan ditengah-tengahnya terdapat lambang YPSA dengan lima bintang emas diatasnya.
  2. Merah putih menunjukkan bahwa YPSA memiliki kepribadian bangsa Indonesia.
  3. Tujuh lapis merah putih menggambarkan cita-cita seluruh civitas akademika YPSA yang merupakan bagian dari bangsa Indonesia untuk membawa bangsa Indonesia kepada cita-cita tertinggi seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 dan menjadikan bangsa Indonesia menjadi bangsa yang memimpin peradaban menuju cita suci ridho Allah SWT yang berada di arasy langit ke-7.
  4. Warna dasar hijau merupakan warna YPSA, melambangkan warna ke-Islaman yang menyejukkan.
  5. Lambang YPSA menunjukkan identitas YPSA sesuai arti lambang YPSA.
  6. Lima bintang emas menunjukkan rukun islam yang juga berarti adanya lima unit sekolah yaitu Play Group, TK, SD, SMP dan SMA di YPSA yang senantiasa memberi cahaya dan selalu terdepan dalam raihan prestasi dan membawa kemajuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, kebudayaan serta pengolahan segala potensi (sumber daya) dalam rangka kemakmuran dan kesejahteraan bangsa Indonesia pada umumnya serta rakyat Sumatera Utara pada khususnya dan dapat berbicara dalam percaturan pendidikan internasional.
  7. Makna bendera secara keseluruhan menggambarkan kepribadian, cita-cita, tugas dan kewajiban YPSA sebagai wahana pendidikan Islami yang berusaha mencapai tujuan sesuai cita-cita perjuangan nasional bangsa Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, termasuk usaha mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebudayaan, serta pengolahan potensi (sumber daya), dalam rangka kemakmuran dan kesejahteraan bangsa Indonesia pada umumnya serta rakyat daerah Sumatera Utara pada khususnya, dan dapat berbicara dalam percaturan pendidikan internasional.